banner 728x250

Terekam CCTV di SPBU, Viral Seorang Pria di Lebak Dianiaya Oknum Mengaku Polisi, Polda Banten Respon Cepat Kejar Pelaku

  • Bagikan
Terekam CCTV di SPBU, Viral Seorang Pria di Lebak Dianiaya Oknum Mengaku Polisi, Polda Banten Respon Cepat Kejar Pelaku
Terekam CCTV di SPBU, Viral Seorang Pria di Lebak Dianiaya Oknum Mengaku Polisi, Polda Banten Respon Cepat Kejar Pelaku

HITAM PUTIH – Terekam CCTV di SPBU Jalan Raya Pandeglang-Rangkasbitung, Kecamatan Cibadak, Lebak, Banten, seorang pria diketahui bernama Mulyana (30) warga Kampung Rumbut, Kecamatan Warunggunung, Lebak viral, lantaran dirinya mengalami penganiayaan dan diancam oleh oknum yang mengaku sebagai anggota Kepolisian Polda Banten.

Kejadian bermula pada saat Senin (03/5/2021) tepatnya pagi pukul 08.30 WIB, kejadian bermula pada saat dirinya dan seorang temannya yang lain hendak mengisi bensin di SPBU tersebut.

Saat dikonfirmasi, dirinya mengatakan, pada saat itu motor yang ia kendarai tengah habis bensin dan harus didorong untuk sampai pom bensin.

Hingga akhirnya, ia pun berpapasan dengan sebuah mobil Toyota Avanza silver dengan nomor polisi B 2841 WAC di SPBU tersebut.

“Pas saat itu saya masuk dan mobilnya juga hendak masuk. Disitu saya sudah di klakson oleh mobil itu dan langsung saya buru-buru maju kedepan agar menghindari mobil itu,” terang Mulyana saat dihubungi, Selasa (04/5/2021).

Tak sampai disitu, saat hendak mengantri untuk mengisi bensin, ia pun didatangi kembali oleh pengendara mobil tersebut dan langsung seketika diancam.

Dirinya yang terkejut dengan aksi senonoh yang dilakukan oleh oknum yang mengaku anggota Polda Banten tersebut pun hanya terdiam dan melihat wajah oknum tersebut dengan polos.

“Dia bilang saya tembak kamu, dan seketika saya bilang ya tembak aja pak, saya orang miskin juga kok. Pokoknya sudah siap mati disana kalau beneran ditembak,” tuturnya menceritakan.

Ia pun mengaku shock dan trauma akibat kejadian tersebut. Dirinya juga sempat dianiaya oleh oknum tersebut dibagian wajah korban hingga harus mendapatkan perawatan.

Kini dirinya sedang didampingi oleh pihak perusahaan tempat ia bekerja untuk selanjutnya dilakukan pihak pelaporan ke pihak berwajib.

“Saya dipukul sampe 7 kali. Tidak melawan saya, karena takut nantinya ditembak begitu,” ujarnya.

Menanggapi peristiwa tersebut, Polda Banten bergerak cepat untuk menindaklanjuti laporan terkait adanya dugan ancaman dan kekerasan fisik yang dilakukan oleh oknum kepolisian terhadap seorang warga di SPBU Jalan Raya Pandeglang-Rangkasbitung Kecamatan Cibadak Lebak, Banten.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, jajaran gabungan dari Polres Lebak dan Polsek Cibadak telah melakukan olah TKP di lokasi tersebut.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi menjelaskan, bahwa pihaknya langsung merespon dengan cepat terkait dugaan ancaman dan pemukulan oknum yang mengaku-ngaku dari Polda Banten tersebut.

“Polda Banten telah menurunkan tim cyber dan propam untuk melacak informasi tersebut sehingga semua terang benderang. Kita akan kejar pelaku,” terangnya saat dihubungi, Selasa (04/5/2021).

Ia pun mengatakan, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tidak takut melaporkan apabila menemukan kejadian seperti tersebut. Menurutnya, saat ini banyak oknum diluar aparat kepolisian mengaku-ngaku sebagai bagian dari instansi Polri akan tetapi tidak dapat dibuktikan.

“Kami juga meminta masyarakat untuk tidak cepat mempercayai, karena Polri sendiri terus berbenah diri, terutama agar dapat lebih bersikap melayani masyarakat,” terangnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *