Soal PT Indo Pasific Agung, Komisi I: Jika Ngeyel Ngebangun Tanpa Ijin, Kita Akan Panggil Semua Pihak Terkait

  • Bagikan
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lebak, H. Enden Mahyudin
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lebak, H. Enden Mahyudin

HITAM PUTIH – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lebak, H. Enden Mahyudin menanggapi soal PT Indo Pasific Agung di Citeras yang ngeyel melakukan pembangunan tanpa memiliki ijin terlebih dahulu, ia menegaskan itu harus ditutup. Karena semua pengusaha, sebelum mereka akan melakukan pembangunan atau mendirikan bangunan itu harus memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) terlebih dahulu.

“Semua pengusaha yang akan mendirikan bangunan pabrik itu wajib memiliki IMB terlebih dahulu. Jika tak miliki ijin tentu harus ditutup,” kata Ketua Komisi I H. Enden Mahyudin pada awak media. Jum’at (4/6/2021).

Kata H. Enden, dengan mereka membangun tanpa memiliki ijin, tentu daerah akan sangat dirugikan karena disitu akan mengatur semua tentang kontribusi terhadap daerah.

BACA JUGA :  Warga Desa Sindangmulya Antusias Laksanakan Vaksinasi

“Padahal semua pengusaha yang memiliki ijin itu akan nyaman ketika mengelola usahanya. Kenapa harus ngeyel membangun tanpa ijin, bahkan ingin aktivitas usaha tanpa ijin. Jelas daerah akan dirugikan dengan ulah oknum pengusaha itu,” katanya.

Dengan begitu, H. Enden mengaskan, jika PT. Indo Pasific Agung tetap ngeyel dan melakukan aktivitas pembangunan kembali, pihaknya akan memanggil semua pihak terkait untuk pertanyakan semua alasan dan asal keberanian mereka yang membangun tanpa memiliki ijin.

“Jika masih saja mereka ngeyel, kita akan panggil semua pihak dan melakukan RDP,” tegasnya.

Hingga Berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

Diberitakan sebelumnya, Oknum pengusaha penanggung jawab pembangunan proyek pabrik oli di Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, tetap ngeyel melakukan pembangunan meski diduga belum memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Bahkan, di lokasi tersebut sudah disegel hingga dua kali penyegelan.

BACA JUGA :  Mantap, 3 Sat Brimob Polda Banten Ikut Bertanding dalam PON XX di Papua

“Iya pak, saya heran kenapa sudah disegel dua kali oleh Satpol PP Lebak tapi mereka tetap membangun. Apakah aturan itu hanya dibuat main-main,” kata Mursalin yang biasa disapa Aling salah satu warga sekitar, Sabtu (29/5/2021).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *