Puisi Cinta Paling Romantis Bikin Baper Cewek

  • Bagikan
Romantis Untuk Meluluhkan Hati Perempuan

HITAM PUTIH – Apa yang dimaksud dengan puisi? Puisi merupakan sebuah karya sastra hasil dari ungkapan dan perasaan seseorang dengan bahasa yang terikat irama, matra, rima, penyusunan lirik, dan bait. Isi-isi dalam puisi penuh makna dengan bahasa yang dipakai cukup indah.

Puisi merupakan ragam sastra yang terikat oleh unsur-unsurnya, seperti irama, mantra, rima, baris, dan bait. Puisi juga dapat dikatakan sebagai ungkapan emosi, imajinasi, ide, pemikiran, irama, nada, susunan kata, kata-kata kiasan, kesan pancaindra, dan perasaan.

Apakah yg dimaksud dengan bait puisi? Bait (dibaca ba-it) adalah bagian dari teks berirama (puisi atau lirik lagu) yang terdiri dari beberapa baris yang tersusun harmonis, menyerupai pengertian paragraf dalam sastra atau tulisan bebas.

Berikut kumpulan puisi tentang cinta yang sejati romantis bikin wanita jadi baper.

Puisi Bahasa Nias serta artinya

SAOHAGÖLÖU, NAGU

Me ide’idedo
Mege me ono sawuyu
Oya zagafökhö
Si no ötaögö, Nagu

Na ölau mofönu
Ö’ohe ba wa’igi
Na ulau manahe
Öhalödo ösakhei

He Inagu
Bologö dödöu khögu
Me asese ubusi-busi dödöu
Böi sa bato wame’e fotu
Sulu … ba lala wa’aurigu

BACA JUGA :  Puisi Kopi Tentang Cinta Romantis Menyentuh Hati

Yae ndra’o, Soaya…
Fondrondrongo we’aogu
Be wa’ohahau dödö
Khö ninagu omasiö

Karya : E. Halawa (1981)

INAGU OMASI’ÖGU

Inagu ni’omasi’ögu!
Törö dödöu nonou ya’o, he Inagu
Me tumbudo me ono sawuyu
Ösima ba lö atage’ö wamaenu

He inagu, omasiögu
Lö ae ya’ugö no khögu, he Inagu
Inagu ni’omasi’ögu!
Törö dödöu nonou ya’o, he Inagu!

Me ebua ndra’o no biha mboto
Lö mamalö wa’omasiu – He Inagu
Öbe’edo ba zekola ndraono
Irege a’ozu ba no tama ndra’o

Karya : Ama Ferry Dakhi (+)

Puisi Bagus lainnya :

Puisi Romantis Untuk Meluluhkan Hati Perempuan

1. Kangen – WS Rendra

Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta

Kau tak akan mengerti segala lukaku
karena cinta telah sembunyikan pisaunya.

Membayangkan wajahmu adalah siksa.
Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan.

Engkau telah menjadi racun bagi darahku.
Apabila aku dalam kangen dan sepi

BACA JUGA :  Puisi Untuk Menghibur Pacar yang Lagi Sedih

Itulah berarti
aku tungku tanpa api.

Bait-bait puisi di atas mampu menggambarkan kesedihan dan kesepian yang mendalam ketika merindukan seseorang. Perasaan ketika seseorang merasa tak berdaya tanpa kekasihnya.

Puisi berjudul Kangen karya WS Rendra ini terhimpun dalam buku Empat Kumpulan Sajak yang diterbitkan pertama kali oleh Pustaka Jaya di tahun 1961.

2. Aku ingin – Sapardi Djoko Damono

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Mama tentunya tak asing lagi dengan puisi romantis di atas. Puisi berjudul Aku Ingin merupakan salah satu karya Sapardi Djoko Damono yang paling terkenal. Mama dapat menemukan puisi dalam buku kumpulan puisi Hujan Bulan Juni.

Lewat puisi ini, kita seolah diingatkan bahwa untuk mencintai seseorang bisa dengan kesederhanaan.

3. Sajak-Sajak Kecil Tentang Cinta – Sapardi Djoko Damono

Mencintai angin
harus menjadi siut

Mencintai air
harus menjadi ricik

BACA JUGA :  Puisi Tentang Persahabatan Sejati Penuh Makna Untuk Sekolah

Mencintai gunung
harus menjadi terjal

Mencintai api
harus menjadi jilat

Mencintai cakrawala
harus menebas jarak

Mencintai-Mu
harus menjelma aku

Sajak-Sajak Kecil Tentang Cinta menggambarkan seseorang yang ingin menyampaikan perasaan cintanya untuk kekasihnya.

Dengan membacanya Mama seolah bisa merasakan kesungguhan seseorang saat mencintai pasangannya. Seseorang yang bisa mencintaimu hanyalah diriku, begitulah makna disampaikan dalam puisi di atas.

Puisi romantis karya Sapardi Djoko Damono ini masuk ke dalam buku berjudul Melipat Jarak.

Secangkir Diksi

Waktu terus mengiringi
Detak jantung menemani
Kunikmati secangkir diksi
Disepetak ruang sunyi tanpa telepati
Hati tak lagi memilih menanti
Sebab pemiliknya sudah lama pergi
Kini pikiranku berdiskusi
Pada raga yang tersakiti
Rintih tangis tak terbendungi
Karena hati susah lama mati

Ruang hampa

Hanya dengan tatapan mata
Dan gaya bicara
Yang lambat laun berubah menjadi rasa
Rasa yang memenuhi ruang hampa
Sebuah ruang yang tak pernah dibayangkan manusia
Sebuah ruangan berdebu
Yang hanya berisi pilu
Yang dulunya hanya hitam putih dan abu-abu
Kini telah berubah menjadi merah hijau dan kelabu

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *