Lewat Aspirasi DPR RI, BKM Mandiri Jaya Kota Serang Bangun Lingkungan Kumuh

  • Bagikan
Lewat Aspirasi DPR RI, BKM Mandiri Jaya Kota Serang Bangun Lingkungan Kumuh
Lewat Aspirasi DPR RI, BKM Mandiri Jaya Kota Serang Bangun Lingkungan Kumuh

HITAM PUTIH – Melalui program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Badan keswadayaan Masyarakat (BKM Mandiri Jaya) melakukan pembangunan lingkungan kumuh. Kegiatan kali ini Berlokasi di lingkungan Pal-4 Rt 004/002 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Curug Kota Serang.

Program Kotaku merupakan salah satu program aspirasi yang diperjuangkan oleh H. Tubagus Haerul Jaman sebagai anggota DPR-RI Komisi V dapil Banten II (Kabupaten dan Kota Serang).

Diketahui, Program Kotaku merupakan salah satu upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Ditjen PUPR) untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh perkotaan.

Ketua BKM Mandiri Jaya, Tian Darwis mengungkapkan bahwa Realisasi program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kota Serang, tidak lepas dari hasil perjuangan anggota Komisi V DPR RI H. Tubagus Haerul Jaman.

BACA JUGA :  Polsek Curug Kota Serang Bagikan Beras Sekaligus Berikan Vaksin Kepada Lansia

“Pada tahun 2021 ada lima kelurahan yang mendapatkan alokasi program kotaku yang dikerjakan secara Padat Karya diantaranya Kelurahan Sukajaya, Serang, sumur pecung, Banjarsari dan Margaluyu,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Tian, Mantan walikota dua periode ini mengharapkan dengan digelarnya pembangunan berbasis lingkungan, Kota serang tidak lagi memiliki wilayah kumuh.

“Program Kotaku lebih mengutamakan pembangunan drainase lingkungan, perbaikan dan pembangunan jalan gang dan penanganan sampah sehingga tidak ada lagi lingkungan kumuh dalam perkotaan,” tuturnya.

Dikatakan Tian, tujuan besar program ini adalah menciptakan kualitas pemukiman yang lebih baik. Dalam Pelaksanaannya dibutuhkan kolaborasi semua pihak dalam hal membangun serta harus bersinergi antara pelaku pelaksana.

BACA JUGA :  H. Herman Nahkodai DPD Kesti TTKKDH Kota Serang

“Dengan kondisi saat ini program padat karya diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat terdampak. Yakni peningkatan penghasilan warga melalui rekruitmen tenaga kerja serta peningkatan daya beli masyarakat setempat,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *