Terbengkalai, Puluhan Kendaraan Dinas Pemkot Serang Akan Dilelang

  • Bagikan

HITAM PUTIH – Sebanyak 32 unit Kendaraan Dinas (Randis) milik Pemkot Serang bakal dilelang. Kendaraan dinas itu sudah tidak lagi terpakai.

Kendaraan tersebut terdiri dari 29 kendaraan roda empat dan tiga kendaraan roda tiga yang tercatat di 5 OPD di Pemkot Serang.

Kepala Bidang Aset BPKAD Kota Serang, Sukanta mengatakan, kelima OPD yang memiliki kendaraan dinas (Randis) yang akan dilelang antara lain DPMPTSP, BPKAD, Inspektorat, Setda dan Setwan. Keseluruhan Randis itu telah dinilai oleh BPKAD.

“Puluhan Randis itu terdiri dari 29 roda empat dan roda tiga sebanyak tiga unit. Jadi jumlahnya 32 randis. Itu yang sudah dinilai,” katanya saat ditemui awak media, Rabu (11/11/20).

BACA JUGA :  Polres Serang Kota kawal Aksi Unras Mahasiswa

Sukanta mengatakan, 32 Randis tersebut rencananya akan segera dilelang. Hal tersebut lantaran apabila tidak segera dilelang, nilai dari Randis tersebut akan semakin menurun karena terjadi penyusutan nilai aset.

“Karena semakin lama dilelang nilainya semakin jadi turun, bukan lagi kendaraan. Kan beda. Artinya kalau mobil mesinnya sudah tidak berjalan, masuk barang sampah (bekas), bukan lagi unit kendaraan. Karena emang diaturannya seperti itu,” terangnya.

Namun demikian, lanjut Sukanta, terdapat kendala dalam pelaksanaan lelang Randis itu. Kendala tersebut yakni tidak lengkapnya surat-surat kepemilikan kendaraan, terutama untuk kendaraan hasil pelimpahan aset dari Pemkab Serang.

“Ada beberapa kendaraan dinas ada STNK-nya, BPKB-nya gak ada atau sebaliknya. Karena kendaraan dinas (mobil) yang umurnya lebih dari 10 tahun itu kan otomatis itu kendaraan pelimpahan dari Kabupaten Serang ke Kota Serang,” ucapnya.

BACA JUGA :  Terjadi Hujan Es di Serang Banten, Ini Penjelasan BMKG

Sukanta mengatakan, pihaknya kemungkinan besar hanya akan melelang kendaraan yang telah lengkap persyaratannya. Sedangkan yang tidak lengkap, akan dicari solusi lain.

“Yah kalau umpamanya persyaratannya gak lengkap juga gak bisa ditindaklanjuti. Nah kami harus mengurus surat kehilangan dan macam-macam. Nah itu juga memang salah satu kendala-kendala yang harus kita hadapi,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *