judul gambar

Gubernur Banten Raih Indonesia Award 2021, Kategori Public Health Care Immediate Response in Pandemic Prevention

  • Bagikan
Gubernur Banten Raih Indonesia Award 2021, Kategori Public Health Care Immediate Response in Pandemic Prevention
Gubernur Banten Raih Indonesia Award 2021, Kategori Public Health Care Immediate Response in Pandemic Prevention

HITAM PUTIH, JAKARTA – Gubernur Banten Wahidin Halim ( WH) meraih Anugerah Indonesia Award 2021 pada kategori Public Health Care Immediate Response in Pandemic Prevention di Jakarta Concert Hall iNews Tower Jl. Kebon Sirih No. 17 – 19 Jakarta Pusat, Rabu (24/11/2021). Gubernur WH dinilai responsif dalam penanganan pandemi Covid-19.

Sejak awal Covid-19 masuk dan berjangkit di Indonesia, Gubernur WH menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Pusat, Forkopimda, Bupati/Walikota, serta para pemangku kepentingan layanan kesehatan di Provinsi Banten.

Dalam penanganan pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov Banten) menyiapkan 107 rumah sakit milik pemerintah daerah dan swasta menjadi rumah sakit rujukan penanganan Covid-19. Hal itu untuk mempermudah masyarakat Banten yang terkonfirmasi Covid-19 dalam memperoleh layanan kesehatan yang saat itu harus ke RS Sulianti Saroso dan RS Persahabatan di Jakarta. Saat puncak pandemi, RSUD Banten sempat operasional khusus Covid-19.

BACA JUGA :  Serahkan Bonus Pada Peraih Medali Peparnas XVI 2021 Papua, Gubernur Banten: Siapa Yang Bersungguh-Sungguh Akan Sukses

Pemprov Banten juga memperkuat kapasitas Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Banten dan Laboratorium RSUD Tangerang untuk mempercepat penanganan kasus Covid-19 dari hasil penelusuran (tracing) dan pelacakan (tracking) sehingga mempercepat penanganan atau perawatan (treatment).

Di saat terjadi kelangkaan oksigen medis akibat tingginya permintaan oksigen medis, Gubernur WH menggandeng produsen oksigen di Provinsi Banten untuk prioritaskan memproduksi oksigen medis untuk perawatan pasien Covid-19.

Sejak awal pandemi Covid-19, Pemprov Banten gencar melakukan kampanye sosialisasi pelaksanaan Protokol Kesehatan Covid-19, perilaku hidup bersih dan sehat, Pembatasan Sosial Berakala Besar (PSBB), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), hingga vaksinasi Covid-19.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *