Cara Mengetahui Kabel Positif dan Negatif

  • Bagikan
Kode Warna Kabel Pada Instalasi
Kode Warna Kabel Pada Instalasi

HITAM PUTIH – Standar warna kabel listrik yang diterapkan di Indonesia, Kabel adalah salah satu komponen utama dalam instalasi listrik yang terpasang di rumah, apartemen, mall, rumah sakit dan lain-lain yang berfungsi sebagai penghantar listrik.

Ada beberapa tipe kabel listrik yang ada dipasaran. Pada umumnya kabel yang sering dipasang pada instalasi listrik adalah tipe NYY, NYM, NYA, NYMH. Penjelasan detail dan ketentuan penggunaan masing-masing tipe kabel ini dijelaskan pada “Kabel Listrik – Beberapa Info Yang Anda Butuhkan”.

Dalam kabel yang berinti banyak, yaitu memiliki 2 atau lebih kawat penghantar, masing-masing kawat diberikan warna yang berbeda. Tujuannya adalah untuk memudahkan identifikasi masing-masing jenis penghantar, apakah penghantar phase, netral atau grounding (pembumian).

Karena itulah dalam pemasangannya, diperlukan keseragaman dalam penggunaan warna kabel sesuai fungsi penghantar untuk menghindari kesalahan dalam identifikasi jenis penghantar. Sehingga dalam melakukan koneksi kabel phase, netral, grounding tidak ada kesalahan. Juga dari sisi maintenance tentu saja akan lebih mudah untuk melakukan pemeriksaan bila terjadi masalah.

Juga perlu diketahui bahwa identifikasi warna kabel ini tidak menunjukkan bahwa:

  • Isi konduktor konsentris kabel
  • selubung logam atau baja kabel bila digunakan sebagai konduktor pelindung
  • konduktor telanjang dimana identifikasi permanen tidak dipakai
  • bagian konduktor terluar kabel yang digunakan sebagai konduktor pelindung
BACA JUGA :  Cara Menggunakan Multitester Analog untuk Mengukur Listrik dan Cek Kabel

Warna kabel instalasi listrik rumah standard PLN berdasarkan PUIL harus memperhatikan warna dan ukuran kabel sesuai dengan kapasitas. Hal ini mempertimbangan keamanan untuk tujuan pemeliharaan listrik, sehingga kabel dipergunakan sesuai dengan fungsi yang telah ditentukan.

Warna Kabel Instalasi Listrik Rumah Standard PLN

Dengan berpatokan pada warna yang telah ditentukan dan disepakati, pemasangan peralatan listrik dan pemeliharaan akan lebih mudah dilakukan. Terdapat beberapa warna yang sering ditemukan di pasaran yaitu

  • Merah
  • Hitam
  • Biru
  • Kuning
  • Hijau

Selain itu, masih terdapat warna hijau strip yang dibergunakan sebagai arde atau ground. Warna kabel tersebut dapat ditemukan di dalam kabel NYA, NYM, serta NYY.

kabel merah dan hitam mana yang positif

Kode Warna Kabel Pada Instalasi AC (Arus Bolak Balik)

Warna standar kabel untuk listrik satu phase:

  • Hitam: Phase
  • Putih: Neutral
  • Hijau/ Kuning-Hijau: Ground BC (kabel tanpa isolasi): GND yang ditanam ke tanah.
BACA JUGA :  Fungsi dan Cara Menggunakan USB Type C Pada Laptop

Warna standar kabel untuk listrik tiga phase:

  • Hitam: Phase 1 (R atau U)
  • Merah: Phase 2 (S atau V)
  • Biru: Phase 3 (T atau W)
  • Putih: Netral (N)
  • Hijau/ Kuning-Hijau: Ground (GND atau PE) BC (kabel tanpa isolasi): GND yang ditanam ke tanah.

Kode Warna Kabel Pada Instalasi DC (Arus Searah)

Warna standar kabel untuk listrik DC:

  • Merah: Positif
  • Hitam: Negatif
  • Abu-abu/Putih: Ground BC (kabel tanpa isolasi): GND yang ditanam ke tanah.

Manfaat Kabel

Secara umum, kabel memiliki fungsi sebagai media transmisi yang berperan untuk mempercepat penyampaian pesan. Setiap kabel memiliki spesialisasi fungsi yang berbeda-beda.

  • Kabel tembaga seringkali digunakan sebagai penghubung ke jaringan telepon dan Ethernet.
  • Kabel koaksial sering kita gunakan pada televisi dan radio.
  • Kabel serat optik sering kita gunakan sebagai jalinan penghubung bawah laut (underwater lines) merupakan media transmisi antara samudera, qube, dan video pay per view.

Kelebihan Kabel

  • Kabel Tembaga. Beberapa kelebihan dari kabel tembaga, antara lain adalah harganya murah, instalasinya mudah, mudah didapat, dan fleksibel, menggunakan satu medium untuk semua.
  • Kabel Koaksial. Beberapa kelebihan dari kabel koaksial adalah kapasitas bandwith dan jangkauan transmisi yang lebih besar, pengiriman informasi yang lebih cepat, dan lebih murah dari serat optik.
  • Kabel Serat Optik. Beberapa kelebihan dari kabel serat optik adalah berukuran tipis dan berdiameter sehelai rambut manusia, dapat mentransmisikan sinyal cahaya, kapasitas bandwidth dan kecepatan transmisi yang sangat besar, mencapai terabyte, mudah untuk dibawa, serta tidak rentan terhadap gangguan frekuensi listrik.
BACA JUGA :  Beralih ke TV Digital Akan Hasilkan Internet Lebih Cepat, ini Ciri TV Digital

Kelemahan Kabel

  • Kabel Tembaga. Beberapa kelemahan dari kabel tembaga adalah rentan terhadap gangguan frekuensi listrik dan radio, tidak dapat mentransmisikan sinyal cahaya, dan kapasitas bandwithnya yang kecil.
  • Kabel Koaksial. Beberapa kelemahan dari kabel koaksial adalah sulit dalam instalasinya, sering mengakibatkan masalah dalam koneksi jika kedua ujungnya tidak di ground dengan baik, dan lebih mahal jika dibandingkan dengan kabel tembaga.
  • Kabel Serat Optik. Beberapa kelemahan dari kabel serat optik adalah harganya yang mahal termasuk peralatan khusus untuk penyambungannya, serta konstruksinya yang lemah sehingga memerlukan lapisan penguat untuk proteksi.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *