iklan=

Cara Fermentasi Bekatul dengan EM4 Untuk Pakan Ayam

  • Bagikan
ciri ayam cemani asli
ayam cemani

HITAMPUTIH.CO.ID – Pemberian dedak fermentasi dengan EM4 menghasilkan pertambahan bobot badan yang lebih tinggi dibanding dengan pemberian dedak tanpa fermentasi. Hal ini disebabkan karena kualitas pakan semakin baik setelah difermentasi.

Pertambahan berat pada ternak secara keseluruhan berbanding lurus dengan konsumsinya. Semakin tinggi konsumsi akan diiringi dengan pertambahan berat badan yang juga meningkat.

Untuk mencapai tingkat pertumbuhan optimal sesuai dengan potensi genetik, diperlukan ransum yang mengandung unsur gizi secara kualitatif dan kuantitatif, dengan demikian ada hubungan kecepatan pertumbuhan dengan konsumsi ransum.

Baca juga: Dahsyatnya Khasiat Daun Pepaya Untuk Ayam dan Unggas

Kualitas ransum dipengaruhi oleh perlakuan bioteknologi fermentasi pada prinsipnya dapat menaikkan kualitas bahan berserat tinggi, baik oleh adanya penyederhanaan fraksi serat kasar menjadi komponen dasar energi tersedia
maupun protein sel tunggal yang berasal dari multiplikasi biomassa sel mikroorganisme.

Salah satu bioteknologi fermentasi yang dapat digunakan ialah bioteknologi “Effective Microorganisms”.

Membuat Pakan Fermentasi Untuk Ayam Ternak Dari Bekatul Atau Dedak, Tujuan dari membuat fermentasi pakan untuk ayam ternak adalah untuk mengurangi biaya pakan, akan tetapi tidak mengurangi jumlah pakan yang diberikan, dengan tetap mencukupi kebutuhan pakan.

Baca juga: Ramuan Jamu Herbal Atasi Penyakit Ayam di Musim Hujan

Fermentasi pakan ayam ternak dibuat dari limbah bahan-bahan organik secara alami tanpa adanya bahan kimia. sehingga nutrisi yang dibutuhkan untuk ayam ternak tetap tercukupi.

Berikut cara sederhana membuat fermentasi pakan ayam ternak

Bahan Membuat Bekatul Fermentasi :

  • Dedak
  • Gula Pasir
  • Air secukupnya
  • suplemen Probiotik

Alat :

Gunakan bak sebagai tempat untuk membuat fermentasi pakan seperti tong besar, bisa juga menggunakan terpal, plastik besar.

Cara Pembuatan Bekatul Fermentasi :

  1. Persiapan tempat untuk membuat fermentasi pakan
  2. Jika tempat sudah siap, kemudian kita masukan bekatul atau dedak ketempat tersebut
  3. Setelah itu masukan Air dan Gula secukupnya
  4. Larutkan suplemen Probiotik
  5. Aduklah semua bahan campuran tadi dengan merata dan tutup rapat sampai tempat menjadi kedap udara.
  6. Dibutuhkan waktu 5 hari untuk menunggu proses fermentasi benar-benar jadi.
  7. Disetiap harinya kita harus membuka tutup fermentasi selama 15 menit.
  8. Jika sudah 5 hari pakan fermentasi biasanya sudah siap untuk digunakan.

Manfaat Dedak padi yang difermentasi

Salah satu manfaat dari dedak padi yang difermentasi adalah mengurangi kandungan anti nutrisinya.

Anti nutrisi dalam dedak padi salah satunya adalah fitat. Fitat ini bisa mengikat mineral, seperti mineral fosfor misalnya.

Selain mengikat mineral, fitat ini juga bisa mengikat protein sehingga protein dalam pakan menjadi sulit dicerna.

Kalau ransum sulit dicerna, maka ayam petelur juga akan kekurangan gizi.

Jika sudah kekurangan gizi, maka produksi telur bisa menurun.

Untuk itu, dilakukan sebuah penelitian untuk memfermentasi dedak padi ini. Setelah difermentasi, harapannya kandungan antinutrisinya bisa menurun.

Kalau antinutrisinya berkurang, penggunaannya dalam ransum bisa lebih banyak.

Jika sudah bisa digunakan lebih banyak, dan produksi telur tetap normal, maka bisa lebih hemat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *