judul gambar

Abaikan Aturan, Pembangunan Gudang Elpiji di Lebak Diduga Belum Kantongi Ijin

  • Bagikan
Abaikan Aturan, Pembangunan Gudang Elpiji di Lebak Diduga Belum Kantongi Ijin
Abaikan Aturan, Pembangunan Gudang Elpiji di Lebak Diduga Belum Kantongi Ijin

HITAM PUTIH – Pembangunan Gudang Elpiji di Kampung Ketug Dukuh Desa Citeras Kecamatan Rangkasbitung tidak menempuh prosedur aturan Pemerintah Daerah alias tidak memiliki izin.

Demikian ungkap M Ibrahim Anggota LSM RP-NKRI Rakyat Peduli Provinsi Banten kepada HITAMPUTIH.co.id, di Lebak pada Rabu 14 April 2021.

“Pembangunan gudang Elpiji ini sudah berjalan satu bulan lebih, di lahan seluas 300 meter tanpa menempuh aturan yang telah di tetapkan Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Ibrahim mengatakan, sebagai kontrol sosial, pendirian bangunan untuk gudang Elpiji di Kampung Ketug Dukuh Desa Citeras Kecamatan Rangkasbitung seharusnya mengikuti aturan pemerintah tidak asal bangun harus sesuai mekanisme yang benar menempuh persyaratan perizinan lingkungan setempat.

BACA JUGA :  Warga Desa Sindangmulya Antusias Laksanakan Vaksinasi

“Yang nantinya diteruskan ke dinas terkait, yaitu Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP),” terangnya.

“Sebelum memiliki izin, pembangunan harus di hentikan terlebih dahulu sebelum memiliki izin yang berlaku dan bisa di buktikan pada kami,” tambahnya.

Ibrahim meminta dan menegaskan kepada Dinas terkait, Dinas Perizinan Satu Pintu, Dinas Lingkungan Hidup (LH) Satpol PP Kabupaten Lebak selaku Dinas yang punya kewenangan agar pembangunan yang tidak menempuh prosedur harus di tindak,

“Karena sudah melanggar Perda dan di minta turun langsung menghentikannya,” tandasnya.

Saat dikonfirmasi hitamputih.co.id, salah seorang pegawai di lokasi proyek pembangunan gudang tersebut yang namanya enggan menyebutkan namanya mengatakan, terkait perizinan, dirinya tidak mengetahui apakah sudah memiliki atau belum.

BACA JUGA :  Edarkan Shabu, Pelaku Asal Desa Cilayang Diamankan Satresnarkoba Polres Lebak

“Kalau kami hanya kerja saja, yang tau adalah mandornya dan mandornya sedang pulang ke jakarta, pengerjaannya sudah satu bulan lebih di luas lahan 300m persegi,” katanya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *